Sejarah Desa Selengen

Administrator 30 April 2014 11:20:39 WIB

    • Sejarah Singkat Terbentuknya DESA SELENGEN
    • ASAL MULA DESA SELENGEN

     

    Menurut sejarah / legenda atau cerita dari pada orang tua secara turun temurun, yang di petik dari sebuah buku ( TAKEPAN ), bahwa berdirinya Desa ini pada tahun 1929 dan langsung di pimpin oleh AMAQ RUSIMAN yang tentunya merupakan hasil pilihan rakyat, sedangkan Pusat Pemerintahan kala itu masih belum di tentukan secara pasti dan Pimpinan Desa bertempat tinggal di Desa Gondang sekitar 17 Km dari Desa Selengen, jadi segala urusan tentang Pemerintahan Desa, Pembangunan dan Kemasyarakatan di kendalikan dari tempat tinggal pimpinan terebut .

               Selanjutnya dalam Sejarah Desa ini ingin kami perjelas, mengapa dan siapa yang mengabdikan nama Desa ini menjadi Desa Selengen, tentunya di bawah ini kami ungkapkan bagimana  sejarah terjadinya walupun hanya dalam garis besarnya.

    Pada tahun 1929 pada saat Desa ini di dirikan, terjadilah perebutan tentang  batas wilayah antara Desa Sesait dengan Desa yang baru didirikan, menurut pengakuan dari Kepala Desa Sesait pada waktu itu, bahwa wilayah kekuasaan termasuk Amor-amor dan Lebari, sebaliknya Pimpinan Desa yang baru menjabat beberapa bulan mengatakan bahwa wilayah merasa di rampas oleh Sesait, dalam Pertengkaran tentang batas wilayah yang tak akan kunjung selesai, maka Kepala Distrik  mengambil langkah-langkah dan kebijaksanaan dengan jalan diadakan peninjauan tentang luas wilayah dari kedua belah pihak dari hasil peninjauan tersebut, ternyata  wilayah Sesait pada saat itu jauh lebih luas jika dibandingkan dengan Desa yang baru terbentuk untuk hal itulah maka Kepala Distrik Bayan dapat memberikan keputusan tentang batas wilayah  dan di tentukan yang menjadi batasnya adalah Kali Lebari yang sekarang merupakan Desa Gumantar Pecahan Desa Selengen, Kecamatan Kayangan .

              Kemudian untuk mengabdikan hasil perdamaian tersebut, maka Kepala Distrik Bayan bersama Tokoh Agama dan Tokoh Adat meminta kepada Para Demung / Mekel untuk membuat Prasasti yang nantinya sekaligus dapat di jadikan sebuah nama dari Desa baru tersebut, pada saat itulah berdiri seorang Demung / Mekel yang mewakili teman - temanya berbicara dengan penuh kewibawaan yang ada pada dirinya mengatakan secara singkat antara lain:

    Yang menjadi pokok Permasalahan antara Desa Sesait dengan Desa ini adalah masalah batas wilayah, maka untuk mengabadikan Perdamian ini saya beri nama “ SELENGEN “ yang berasal dari kata “ SELENG “ dan yang berarti batas.

                 Selanjutnya yang perlu juga kami cantumkan dalam sejarah Desa ini adalah nama dari Demung / Mekel yang memberikan nama “ SELENGEN “  bernama Demung / Mekel SUBAYA konon berita nya bahwa Demung / Mekel SUBAYA ini berasal dari Dasan Belek yang sekarang ini menjadi wilayah Desa Gumantar yang sering mengadakan Perjalanan/Perantuan, sehingga dalam sejarah terbentuknya Desa Gondang, Kecamatan Gangga, dengan mekel SUBAYA ini memegang peranan yang sangat penting .

    Di dalam penyebarannya misi yang di bawa adalah dalam rangka  menyebar luaskan Agama Islam, hal itu terbukti bahwa di tempat asalnya ia mendirikan sebuah Masjid yang berlokasi di Dusun Gumanatar serta yang ingin diwujudkan pada masa hidupnya suatu adanya Kesatuan dan Persatuan antara masyarakat satu dengan lainnya dimana yang menjadi kehawatiran adalah masuknya pengaruh-pengaruh dari luar terutama Penjajah Belanda pada saat itu.

                Seiring dengan Perekembangan jaman dan untuk memudahkan Pemerintahan pada saat itu  Desa Selengen yang dulu begitu Luas terjadi 2 kali Pemekaran Desa, Pada tahun 1995  terjadi Pemekaran  yang Pertama maka terbentuklah  Desa Gumantar dan dalam segala waktu  tujuh tahun  terjadilah Pemekaran yang Kedua yaitu tahun 2002 terbentuk  Desa Pemekaran baru lagi “ Desa Salut “

                 

    • Sejarah Pemerintahan DESA SELENGEN

    Karena panjangnya rentang perjalanan kepemimpinan di Desa, maka sejarah Pemerintahan DESA SELENGEN yang sampai pada saat ini adalah :

     

    NO

    NAMA  KEPALA DESA

    MASA JABATAN

     

    KETERANGAN

    1

    AMAQ RUSIMAN

    1929 s/d 1930

     

    2

    AMAQ NAYASIM

    1930 s/d 1937

     

    3

    AMAQ SINGANOM

    1937 s/d 1957

     

    4

    RADEN MEDAWATI

    1957 s/d 1961

     

    5

    MAHRUDIN

    1961 s/d 1980

     

    6

    ACHMADI

    1980 s/d 1993

     

    7

    MARSAH

    1993 s/d 2001

     

    8

    KARDIP

    2001 s/d  2012

     

    9

    SADIRMAN

    2013 S/D Sekarang

     

     

    1. Keterangan Tentang Arti Lambang Desa Selengen

     

    Arti lambang Desa Selengen sebagaimana yang tercantum dalam Monografi ini dapat kami uraikan sebagai berikut :

    1. Laut dan Gunung yang berwarna biru :

    Mempunyai arti bahwa kehidupan Masyarakat tidak hanya tergantung pada lahan/tanah tetapi potensi lautanpun ikut di perankan dalam menunjang keberhasilan pembangunan Desa Selengen serta tingginya cita-cita yang harus di wujudkan oleh putra-putra Desa dan Masyrakatnya yan kalau di kaji lebih jauhsegala hambatan dan rintangan selangkah demi selangkah akan di singkirkan deng suatu tekad dan semangat yang tak kunjung padam.

    1. Gambar tanah yang berwarna hitam :

    Selalu mengandung arti bahwa sebagian lahan nampaknya gersang dan kelabu namun apabila kita membuka tabir keadaan lahannya terdapat tanah-tanah yang subur menhijau serta taakan membosankan bagi para penghuninya, bahkan lambaian buah padi, jagung, dan tanaman lainnya seolah-olah menantang kita bersuka ria keceriaan yang bila di pandang semakin menambah keyakinan yang kuat dan kokoh dalam cita-cita seperti tertancapnya ubi kayu yang di pergunakan sebagai salah sasu unsur dalam lambing Desa Selengen.

    1. Gambar Bintang yang berbentuk Segi Lima :

    Bintang segi lima adalah melambangkan bahwa masyarakat Dea selengen dalam menjalankan kehidupan beragama dan selalu mencerminkan ketekunan hidup umat beragama serta masyarakatnya selalu tunduk dan patuh terhadap agama dan kerpercayaan mereka masing-masing.

    1. Gambar Padi dan Kapas :

    Gambar buah Padi yang berjumlah 45 ( Empat Puluh Lima ) serta buah kapas yang sebanyak 17 ( Tujuh Belas ) yang di ikat oleh delapan rangkaian rantai tidak lain adalah melambangkan yang pada saat itulah Negara Republik Indonsia ini di Proklamirkan. Jadi hal ini di cantumkan untuk mengenang peristiwa yang sangat bersejarah untuk Bangsa dan Negara juga untuk Rakyat Indonesia.

    1. Warna Merah Putih :

    Tentunya tidak asing lagi bagi kita bahwa gambar Merah Putih ini untuk memntapkan pada diri Masyarakat Desa Selengen tentang kesatuan dan keyakinaannya mengnai arti pentingnya dari Bendera Merah Putih yang telah di tebus dengaqn Darah oleh para Pahlawan terdahulu.

    1. Ungkapan Bareng Bikuq Pade Genem :

    Adalah merupakan bahasa di ambil dari Bahasa asli Desa Selengen dan mempunyai arti : Rajin, Ulet, Tekun, serta selalu bersama-sama dalam mempelajari dan mengerjakan sesuatu yang penting dalam menunjang kehidupannya.

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Selengen

tampilkan dalam peta lebih besar